Minggu, 22 November 2020
BISNIS PLAN USAHA
MAKALAH BISNIS PLAN : “KERAJINAN TANGAN BERUPA TOTE BAG DAN POUCH”
BAB I
PENDAHULUAN
KEWIRAUSAHAAN DALAM BIDANG KERAJINAN TANGAN
(TOTE BAG DAN POUCH)
A. Latar Belakang
Usaha kecil adalah sebuah usaha atau kegiatan perekonomian berskala kecil yang memiliki batasan tertentu. Usaha kerajinan tangan merupakan usaha kecil menengah yang dianggap oleh sebagian orang sebagai bisnis yang paling mudah untuk dilakoni dalam situasi apapun, dengan alasan bahwa setiap orang perlu barang-barang yang unikdan bermanfaat apalagi bagi para ibu rumah tangga dan mahasiswa sehingga membuat bisnis kerajinan tangan tidak akan pernah mati.
Usaha kerajinan tangan ini membutuhkan perhatian khusus dalam menjalankannya. Kepuasan konsumen terhadap suatu produk kerajinan tangan, akan mendatangkan dampak positif bagi berlangsungnya usaha kerajinan tangan tersebut. Kualitas barang menjadi salah satu keutaman dalam kepuasan konsumen.
Dengan adanya rencana ini lebihnya untuk memudahkan masyarakat apalagi ibu-ibu rumah tangga dalam berbelanja sebagai pengganti kantong plastik, usaha kerajinan tangan (tote bag) ini tidak hanya diperuntukkan untuk ibu-ibu rumah tangga saja tetapijuga untuk semua kalangan masyarakat baikitu mahasiswa sekalipun tas ini juga bisa bermanfaat sebagai pengganti tas biasa.karena tote bag ini terbat dari kaos yang mudah untuk dibawa.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja strategi rencana aspek pemasaran yang baik itu?
2. Bagaimana cara pengoperasionalan dalam bisnis?
3. Bagaimana cara penerapan aspek keuangan?
C. TUJUAN
1. Memberikan informasi kepada masyarakat untuk memulai kesadaran mengurangi dan katakan tidak untuk kantong plastik.
2. Memberikan informasi kepada masyarakat untuk tetap mengembangkan dan melestarikan kreativitas yang dapat bermanfaat dalam bisnis.
3. Memberikan pengetahuan untuk memulai usaha dalam bidang kreativitas melalui aneka tote bag dari kaos bekas.
4. Memberikan ide-ide kreatif dalam mengembangkan usaha dengan kreativitas terutama dalam pembuatan tote bag dari kaos bekas.
D. VISI DAN MISI
· Visi
Mencintai bumi dan mencintai produk anak bangsa
· Misi
1. Mengurangi belanja dengan kantong plastik
2. Memulai menggunakan tas atau tote bag
3. Meningkatkan dan mempertahankan kreatifitas kaum muda
4. Menciptakan lapangan usaha baru
5. Menciptakan pola pikir baru akan kewirausahaan
BAB II
PEMBAHASAN
1. Aspek Rencana Pemasaran
Strategi pemasaran:
a. Strategi pertama, yaitu harus menjaga kualitas barang.
Berbicara tentang bisnis kerajinan tangan maka hal terpenting yang menjadi alat promosi utama dari bisnis kerajinan tangan adalah tentang jaminan dari kualitas barang yang telah ditawarkan. Konsistensi dari kualitas barang yang dibuat menjadi kunci kesuksesan dalam menjalankan bisnis makanan. Jangan sembarangan memilih bahan-bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan makanan.
b. Strategi ketiga adalah : mencetak dan menyebarkan selebaran brosur/iklan.
Dengan cara membagikan brosur, bisa dari area-area seperti: lampu merah, sekolah-sekolah, kampus, atau tempat-tempat ramai lainnya yang ternyata juga akan mampu mengundang rasa penasaran dari para calon konsumen umtuk membeli kerajinan tangan (tote bag) yang kita miliki. Buatlah selebaran iklan dengan gambar-gambar yang sedikit memancing rasa penasaran para konsumen dan menarik serta dilengkapi dengan contact person tempat bisnis ini.
c. Strategi ke empat adalah: dengan menempelkan stiker pada tempat-tempat strategis yang biasanya banyak dilihat orang.
Buatlah stiker dengan logo perusahaan dan contact person dari bisnis ini, kemudian tempelkan pada tempat-tempat yang mudah terjangkau dan banyak dilihat orang. Misalnya saja di helm motor, pada kaca belakang mobil, dan banyak lagi yang lainnya. Semakin sering terlihat oleh banyak orang, maka semakin banyak pula orang yang sudah mengetahui tentang produk yang kita tawarkan.
d. Strategi kelima adalah: buatlah peta dimana lokasi penjualan kerajinan ini berada.
Terkadang untuk lokasi yang kurang strategis juga menjadi salah satu kendala utama bagi yang memiliki bisnis. Untuk mengatasinya, kita juga bisa mendaftarkan lokasi bisnis ini pada Google Maps, dengan cara seperti itu para calon konsumen akan bisa melacak dan mencari dimana lokasi bisnsi warung mahasiswa ini berada menggunakan aplikasi Google.
e. Strategi keenam: kita harus aktif mempromosikan mempromosikan bisnis kerajinan tangan (tote bag) ini di sosial media.
Pada era digital seperti sekarang ini, sosial media bisa menjadi ajang promosi terbaik yang cukup menguntungkan. Bahkan karena terlalu efektifnya, banyak diantara para penjual online yang bisa melakukan transaksi jual beli hanya dari akun sosial media. Jadi,kita akan bisa memanfaatkan sosial media untuk memperkenalkan bisnis kerajinan ini kepada masyarakat luas.
f. Strategi ketujuh: memperkenalkan kepada dinas terkait.
Dengan cara mendekatkan diri kepada dinas atau instansi terkait yang relevan dengan bisnis ini juga bisa menjadi ajang promosi terbaik yang cukup efektif. Misalnya saja seperti datang langsung ke Dinas Koperasi dan UMKM untuk bisa mengikuti pameran atau ke Dinas kesehatan untuk mendapatkan ijin PIRT untuk produk yang kita pasarkan selama ini.
g. Strategi kesembilan adalah dengan membuat program diskon secara berkala.
Untuk dapat memanjakan konsumen , maka bisa juga mengadakan program diskon secara berkala. Misalnya saja untuk memperingati hari ulang tahun salah satu konsumen, kita dapat memberikan voucher sebensar Rp.50.000 bagi konsumen yang bersedia datang ke restoran ini padai hari ulang tahunnya bersama 5 orang teman-temannya
2. Aspek Rencana Operasional
a. Konsep Usaha
Konsep usaha yang akan kami terapkan disini adalah sebuah bisnis kerajinan tangan lebih tepatnya pembuatan tote bag dan pouch yang terbuat dari kaos bekas. Jadi bisnis ini bertujuan untuk menarik hati para pengunjung bahwa barang bekas pun masih bisa dijadikan sebuah kerajinan yang indah dan bermanfaat. Selain barang tersebut terbuat dari bahan-bahan bekas yang berkualitas barang ini juga mempunyai harga jual yang relative murah sesuai dengan kantong ibu-ibu rumah tangga yang banyak kebutuhannya dan juga mudah untuk dibawa kemana-mana.
Apabila ada pelanggan yang ingin membeli produk kami tetapi tidak bisa mengambilnya langsung ke tempat produksi kami karena sibuk, akan di sediakan delivery order (pesan antar) ke daerah tujuan pelanggan jadi bisa lebih mudah.
Memang tak jarang kita jumpai konsep usaha yang seperti ini, karena memang yang di utamakan pelanggan sekarang ini adalah produk/barang yang berkualitas dan juga murah. Namun, bukan mencoba untuk meniru tetapi saya ingin menjadikan pelanggan tersebut merasa puas dan senang.
b. Tujuan Usaha
Sekarang ini yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya sembarang menggunakan barang saja tetapi juga kualitas bahan dan penampilannya. Maka hal ini menjadi perhatian kami untuk menciptakan ide yaitu membuat usaha di bidang pengolahan bahan bekas menjadi bahan yang layak pakai. Oleh karena itu, meski produk kami merupakan produk yang berdasarkan barang bekas juga namun produk kami berbeda dengan barang bekas lainnya serta ingin mengembangkan terobosan yang sudah ada sesuai dengan zaman sekarang yang lebih modern.
Namun tujuan utama dari pendirian usaha ini adalah kecintaan kami sebagai pendiri usaha ini terhadap barang bekasyang sebenarnya masih layak untuk di daur ulang menjadi barang yang lebih bermanfaat. Karena menurut kami, apabila barang bekas tersebut masih pantas untuk di daur ulng kembali maka apa salahnya jika kami mampu merubah barang tersebut lebih menarik lagi dari sebelumnya. Untuk itu kami ingin menunjukan kepada masyarakat sekitar bahwa tidak semua barang bekas bisa dibuang begitu saja.
Dalam ilmu pemasaran kita mengenal STP dan 4P sebagai strategi pemasaranproduk ataupun jasa. STP adalah singkatan dari segmentation, targeting, dan positioning. Sedangkan 4P adalah singkatan dari keempat unsur dalam marketing mix, yakni product, price, place, dan promotion. STP dan 4P akan selalu muncul dalam marketing mix apapun konteksnya.
c. bentuk Perencanaan Operasional
1) Program
Berkreasi tidak hanya dapat dilakukan dengan barang yang rumit dan sulit didapat. tetapi hanya dengan bahan yang sederhana dapat dijadikan hasil kreasi yang memuaskan bahkan dapat mendatangkan keuntungan contohnya seperti kaos bekas. Dengan kreatifitas, akan tercipta bentuk-bentuk yang unik dan lucu.harga untuk bahan bakunya pun relative murah. Sejalan dengan peningkatan permintaan kerajinan tangan (tote bag) dan perkembangan teknologi yang semakin maju, produsen-produsen yang bergerak dalam kewirausahaan terus melakukan inovasi untuk menambah keunggulan dari olahan produknya, sehingga produk mereka memiliki perbedaaan yang nyata dibandingkan produk sejenis dengan tujuan menarik minat konsumen. Untuk itu kepuasan atribut perlu ditingkatkan perusahaan untuk mempertahankan konsumen.
Segmentasi Demografis : Segmentasi demografis konsumen terdiri dari umur, jenis kelamin, pendapatan, agama, status perkawinan, pendidikan, etnik dan kebangsaan. Produk kerajinan tangan ini ditujukan kepada seluruh kalangan masyarakat tidak hanya untuk orang dewasa, kerajinan tangan ini juga dapat diminati para anak-anak.
Segmentasi Psikografi : Segmentasi psikografis ini meliputi kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, persepsi, serta sikap. Produk kerajinan tangan ini ditujukan kepada semua kelas sosial baik kelas menengah ke bawah maupun kelas menengah ke atas karena harganya pun juga sangat terjangkau.
2) Targeting
Tahap targeting disini yaitu membidik kelompok konsumen yang akan kita sasarkan. Dalam usaha kerajinan tangan (tote bag) ini membidik pasar konsumen orang dewasa, tetapi tidak dapat menutup kemungkinan jika produk ini dapat diterima oleh segala kalangan dan umur
3) Positioning
Pokok bahasan dalam positioning adalah mengidentifikasi konsep positioning yang memungkinkan bagi masing-masing segmen sasaran dan memilih, mengembangkan dan mengkomunikasikan konsep positioning yang dipilih.
Keunggulan Pada produk/bisnis plan yang kami jalankan ini diantaranya yaitu :
· Melestarikan lingkungan dengan cara yang hits
· Kualitas yang baik
· Harga yang lebih murah dan bisa ditawar
· Produk yang kami tawarkan lebih menarik
· Pelayanan yang baik dan memuaskan konsumen
· Kecepatan, baik dalam pelayanan maupun dalam penyaluran barang
· Kualitas yang kami buat lebih unik, menarik dan indah
· Bentuk dan motif sesuai selera konsumen juga dapat kami buatkan
4). Project ( proyek )
Selain STP dalam rangkaian proses marketing, dikenal pula dengan identifikasi 4P, yaitu antara lain :
1) Product : produk yang kami buat merupakan produk yang sudah ada dalam masyarakat akan tetapi yang membedakan adalah aneka atau macam tote bag yang di buat berdasarkan pesanan. Kami juga selalu membuat invasi-inovasi lewat sosial media agar konsumen tidak bosan dengan barang yang ditunjukkan.
2) Price : Produk juga harus memiliki harga yang sesuai dengan target pasar. Atau harganya yang relative murah agar bisa diterima oleh masyarakat terutama menengah ke bawah, dan sesuai dengan kantong anak remaja serta sesuai permintaan konsumen barang yang dipesan. Oleh karena itu saya mencari supplier yang mampu mensuplai bahan baku yang benar-benar murah.
3) Place : Lokasi atau tempat yang mudah dijangkau oleh banyak orang sehingga mudah diketahui dan dikenal oleh banyak orang. Karena kami masih pemula dan modal yang kami kumpulkan sangatlah kecil dan ini merupakan salah satu masalah yang kami hadapi yaitu dalam segi promosi yang membutuhkan banyak biaya. Maka dari itu di awal pembukaan, kami memberikan promosi dengan memberikan harga yang lebih murah dari harga yang kami tawarkan sebelumnya. Dan tidak lupa kami mencantumkan nama usaha kami pada kemasan tote bag sehingga orang-orang akan mengenal usaha kami.
4) Promotion : Ketiga yang lain tak akan berarti tanpa promosi, yakni mengkomunikasikan produk kita kepada target pasar. Promosi yang kami lakukan adalah menggunakan dua strategi pemasaran yaitu secara offline dan online.
Menggunakan strategi pemasaran secara offline yaitu dengan mulut ke mulut, penyebaran brosur-brosur.
Menggunakan strategi secara online yaitu menjadikan media sosial sebagai tempat pemasaran. Mengiklankan produk kami di sebuah akun di media sosial
3. Aspek Rencana Keuangan
a) Bahan Baku
NO
NAMA BAHAN
HARGA SATUAN
TOTAL HARGA
1
Kaos bekas
0
0
2
Stabilo
3000
3000
3
Benang jahit
2000
2000
4
Gunting
0
5
Jarum
500
500
6
Gantungan kunci
1000
1000
7
Renda
2000
2000
b) Modal / Pemasukan
Modal yang saya keluarkan dalam produks ialah sebesar Rp. 10.000 dan harga jual sekitar Rp. 12.000.
Kalau dirata-rata dalam 1 minggu dan perbulan memproduksi 20 buah kalua harga yang dijual Rp 12.000 x 20 produksi = Rp 240.000
Rp 240.000 – Rp 10.000 (modal) = Rp 230.000 (keuntungan perminggu).
Per bulan maka hasilnya Rp 12.000 x 80 produksi (20x 4 minggu) = Rp 960.000
Rp 960.000 – (Rp 13.000 x 4 minggu) = Rp 908.000 (Keuntungan Per Bulan)
4. Aspek Rencana Kepegawaian
Analisis Kebutuhan kepegawaian
Bagian managerial, yaitu bagian yang menjalankan usaha dan pengelolaan, mengembangkan dan menjaga kualitas produksi serta bertanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama.
· Ketua, sebagai penanggung jawab dan penggerak utama.
· Bendahara, sebagai pengelola keuangan input maupun output.
· Anggota, sebagai kongsi untuk menggerakkan usaha bersama dan bersama-sama berusaha untuk mencapatujuan bersama.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dapat disimpulkan bahwa mendirikan sebuah bisnis itu harus melalui aspek-aspek tertentu. Tak bisa sebuah bisnis bisa berdiri tanpa adanya rancangan sebelumnya, kita sebagai pembisnis yang kreatif tidak cukup hanya mempelajari ilmu tentang bisnis namun kita juga harus tau keadaan-keadaan yang terjadi pada era modern ini. Aspek pembisnis itu terdiri dari Aspek pemasaran, Aspek operasional, Aspek keuangan dan Aspek kepegawaian.
Dalam ilmu pemasaran kita mengenal STP dan 4P sebagai strategi pemasaranproduk ataupun jasa. STP adalah singkatan dari segmentation, targeting, dan positioning. Sedangkan 4P adalah singkatan dari keempat unsur dalam marketing mix, yakni product, price, place, dan promotion. STP dan 4P akan selalu muncul dalam marketing mix apapun konteksnya.
Pembisnis yang sukses adalah mereka yang mampu mengikuti perkembangan bisnis zaman sekarang. Apalagi bisnis makanan, banyak sekali pesaing dari pembisnis lain yang memberikan pelayanan terbaik mereka. Jadi kita harus lebih inovatif dan kreatif lagi memunculkan hal-hal baru.
B. SARAN
Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan makalah ini. Demikian makalah ini, semoga kegiatan keinginan usaha kami ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan kami berharap dalam mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi kami dan masyarakat.
Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan makalah ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya, sekian terimakasih.
Langganan:
Postingan (Atom)